Senin, 09 April 2012

Artikel "Pelajar"


         Masa sekolah, mungkin salah satu masa yang menyenangkan bagi sebagian orang, termasuk saya sendiri. Karena, di masa-masa itulah kita mulai mengenal dan mempelajari berbagai hal baru. Hal-hal yang bisa kita petik hikmahnya di masa yang akan datang. Seperti yang kita tahu, masa sekolah dimulai saat kita memasuki ruangan kelas, memperhatikan guru dan saling mengenal teman. Dan jenjang atau tingkatan pendidikannya antara lain : Play Group dan / atau Tanak Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMU) hingga Perguruan Tinggi (PT).
          Nah, seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, mungkin dan pasti, pelajar dahulu dengan sekarang jelas BERBEDA. Baik dari cara berfikir, bergaul, serta berinteraksi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat. Maka akan terjadi  perubahan sikap yang positif juga negatif. 
          Perubahan yang umum kita rasakan antara lain :
Pertama, Pergaulan kita semakin terbuka. Pergaulan yang saya maksud disini adalah pergaulan akibat dari suatu perkenalan antar pelajar yang ditujukan agar pelajar mampu untuk saling berbagi, melengkapi dan menghargai setiap perbedaan yang ada di antara mereka. Dan akhirnya,  pergaulan ini akan berbuah manis berupa suatu persahabatan yang erat, sehingga akan membantu setiap siswa membuka diri dan pikirannya untuk hal baru yang positif. Terbukti dengan kebiasaan saling curhat antar teman sekolah, seorang pelajar dapat merasa rileks dan sedikit-banyak beban pikirannya tentang problematika kehidupan bisa berkurang. Ini dapat membantunya dalam menerima pelajaran dari bapak ibu guru.
Yang kedua, biasanya pelajar yang memasuki sebuah dunia baru, semangat persaingannya masih tinggi. Didukung dengan rasa keingintahuan remaja yang dimilikinya. Untuk memanfaatkan situasi tersebut, disarankan pihak sekolah dan pemerintah banyak mengadakan lomba antar pelajar, di bidang akademik maupun nonakademik. Tentunya ini dimaksudkan untuk memicu semangat belajar dan  kompetensi para pelajar.
Dan yang ketiga yaitu Para pelajar dapat mengenal dunia lebih luas. Baik dunia pendidikan, social, ekonomi, budaya, maupun dunia teknologi. Berbicara tentang ‘teknologi’ atau tepatnya kemajuan teknologi, ternyata banyak siswa yang salah kaprah mengartikan dan memanfaatkannya. Kemajuan teknologi yang sedang hangat diperbincangkan dalam topic masyarakan dan tentunya kalangan pelajar saat ini yakni “Fasilitas Online”.Sebut saja Friendster (FS), Facebook (FB), Funbook, Yahoo Messeger (YM) dan masih banyak lagi. Fasilitas-fasilitas internet seperti yang disebutkan di atas tersebut memang meng-asyikan.  Dan, karena terlalu asyik saking serunya, bisa-bisa kita kecanduan. Apalagi kini warnet telah menjamur dimana-mana, belum lagi layanan online lewat ponsel yang ditawarkan beberapa operator pulsa. Sebagai pelajar kita harus bisa membagi waktu dan mengutamakan belajar. Tapi, ada juga fasilitas internet lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh para pelajar. Seperti : buku-buku online, latihan soal-soal, dan rangkuman-rangkuman pelajaran sekolah. Tentu ini sangat berdampak positif. Mengambil hikmah serta manfaat dari segala kemajuan zaman dan teknologi harus cepat-cepat diterapkan. Jika fasilitas-fasilitas tersebut diciptakan oleh para penciptanya untuk hiburan semata,janganlah kita memanfaatkannya untuk hal-hal yang negatif. Begitu juga, jika fasilitas-fasilitas tersebut diciptakan untuk membantu dan mempermudah kegiatan manusia,maka kita harus menggunakannya sesuai tujuan penciptaannya.
          Untuk memetik hikmah positif dan menghindari dampak negatif, maka kita sebagai pelajar yang bermoral dan berilmu harus pintar-pintar mengecoh, menyeleksi dan memilah-milah. Di pihak lain, dukungan dari orangtua dirumah dan bapak ibu guru di sekolah sangat diperlukan juga. Karena bagaimanapun juga memasukkan anak ke sekolah berarti orangtua dan bapak ibu guru setuju untuk bekerja sama mendidik dan mengajar si anak. Sehingga merekalah para panduan langkah para pelajar selanjutnya. Seperti peribahasa : “Guru kencing berdiri, Murid kencing berlari” dan “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar